Masuk Lima Besar, Pasar Properti Indonesia Dinilai Masih Bergairah

Indonesia masih mengandalkan properti menjadi salah satu investasinya di kawasan Asia ini. Hal ini terlihat dari properti Indonesia masuk dalam posisi lima yang artinya pasar properti domestik masih bergairah.

“Kami melihat properti di Indonesia masih dalam posisi lima besar sebagai sebuah investasi. Salah satunya bisa dilihat dengan masih besarnya kebutuhan akan ketersediaan properti di Indonesia. Di proyek kami sebelumnya, produk kami masih mampu bersaing di mata konsumen,” ungkap Presiden Direktur Green Golf City, Daniel Gunawan melalui keteranganya di Jakarta, Sabtu (14/10/2017).

Lanjutnya, apalagi saat ini pengembang mampu menyediakan rumah murah dengan kualitas premium, niscaya peluang pasar properti semakin terbuka lebar.

“Saat ini, sulit mencari harga rumah Rp100 jutaan namun dengan kualitas premium. Bahkan di sekitar proyek terbaru kami di Cikupa, Tangerang, harganya rata-rata tiga kali lipat dari yang kami tawarkan,” jelasnya.

Hal di atas juga dipengaruhi akses moda transportasi yang harus memadai di segala lini. Jika hal tersebut terpenuhi, maka lokasi yang jauh dari kota akan jadi pertimbangan konsumen.

“Terutama akses jalan tol dan kereta api. Dua hal inilah yang saat ini memudahkan akses masyarakat dari dan ke tempat kegiatan mereka. Ini juga sesuai dengan program pemerintah saat ini, penyediaan rumah murah namun dengan kualitas bagus ditambah akses transportasi dan fasilitas yang memadai,” tukasnya.

Sumber : Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *